Kamis, 11 Maret 2010

Probo: Pikirkan Ekonomi, Jangan Hanya Korupsi!

Probo: Pikirkan Ekonomi, Jangan Hanya Korupsi!

Probo: Pikirkan Ekonomi, Jangan Hanya Korupsi!

JAKARTA, KOMPAS.com- Pengusaha ternama di zaman Orde Baru, H Probosoetedjo mengingatkan pemerintah untuk tidak hanya mengurusi soal korupsi. Masalah ekonomi, katanya, juga harus diperhatikan, khususnya ekonomi pertanian.

"Pemerintah yang sekarang malah lebih menitikberatkan pemberantasan korupsi daripada masalah perekonomian. Tapi Indonesia sekarang justru menjadi peringkat pertama negara terkorup." kata penggagas berdirinya Universitas Mercu Buana ini pada acara peringatan 44 Tahun Supersemar dengan tema "Refleksi Supersemar Untuk Menyelamatkan Pancasila dan UUD 1945" di Jakarta, Kamis (11/3/2010) malam.

Ditambahkan Probo, saat ini kesenjangan perekonomian masyarakat sangat mencolok. Sandang, pangan, dan papan belum memadai dan merata. Banyak masyarakat Indonesia kurang gizi karena pangan yang tersedia bagi mereka terkadang makanan yang tidak layak dikonsumsi.

Karena itu, Probo menyarankan agar pemerintah mulai meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dengan membangun bidang pertanian yang sebenarnya cukup bagus untuk dikembangkan.

Indonesia Ingin Bangun Menara BUMN

Indonesia Ingin Bangun Menara BUMN

JAKARTA, KOMPAS.com - Menneg BUMN Mustafa Abubakar secara tersirat menginginkan, Indonesia pada suatu saat nanti mampu membangun dan memiliki bangunan prestisius (bergengsi) bernama Menara BUMN.

"Melihat prestasi Wika dalam 50 tahun terakhir, saya berseloroh, Indonesia melalui sinergi BUMN nantinya mampu membangun gedung prestisius seperti Menara Petronas Malaysia," katanya dalam Golden Anniversary WIKA ke-50 di Jakarta, Kamis (11/2010) malam.

Hadir dalam kesempatan itu sejumlah duta besar negara sahabat, Menteri Perindustrian M.S.Hidayat dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak.

Mustafa melanjutkan, mimpi untuk memiliki sebuah Menara BUMN yang prestisius semacam itu, bukan sesuatu yang sulit diwujudkan dan dimotori oleh PT Wijaya Karya Tbk (Wika) selaku BUMN Konstruksi. "Peran dan kontribusi Wika selama ini telah menunjukkan tanda-tanda bahwa ia mampu berpartisipasi membangun gedung atau bangunan prestisius seperti Banjir Kanal Timur dan Jembatan Suramadu," sebutnya.

Selain itu, tegasnya, Mustafa Wika juga sudah mampu menggarap pasar konstruksi global antara lain di sejumlah negara di Timur Tengah. "Prestasi dan kinerjanya pun terus membaik, terbukti laba bersih 2009 mencapai Rp 159 miliar atau lebih besar Rp 29 miliar dari tahun sebelumnya atau 100 persen lebih dari target," katanya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian M.S. Hidayat secara terbuka juga menyampaikan apresiasi atas capaian Wika selama ini. Menurut Hidayat, dalam beberapa tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh hingga 10 persen.

"Dari beberapa sektor yang akan tumbuh dengan baik, sedikitnya ada enam sektor, salah satunya adalah jasa konstruksi dan di sektor ini, Wika menempati rangking pertama," kata Hidayat.

Sitorus yang Semakin Kaya

Sitorus yang Semakin Kaya

Martua Sitorus

VIVAnews - Di dunia bisnis nasional Martua Sitorus tak banyak dikenal. Namun, nama ini masuk dalam daftar 1.000 orang terkaya dunia versi majalah Forbes.

Bila tahun lalu dia menempati peringkat 522 terkaya di dunia dengan jumlah kekayaan US$ 1,4 miliar, kini kekayaan Martua meningkat menjadi US$ 3,0 miliar. Peringkat pun terdongkrak menjadi 316.

Martua sempat menyandang orang terkaya di Indonesia ke 7 pada 2007 dan ke 14 pada 2006 versi majalah yang sama. Meski berkebangsaan Indonesia, dia saat ini tinggal di Singapura sambil menyetir semua bisnis-bisnisnya.

Martua lahir 49 tahun lalu di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Ia sarjana ekonomi dari Universitas HKBP Nommensen, Medan, yang kecilnya dikenal dengan nama Thio Seng Hap dan dikenal juga dengan panggilan A Hok.

Martua memulai karir bisnisnya sebagai pedagang minyak sawit dan kelapa sawit di Indonesia dan Singapura. Bisnisnya berkembang pesat. Pada 1991 Martua mampu memiliki kebun kelapa sawit sendiri seluas 7.100 hektar di Sumatera Utara. Pada tahun yang sama pula Martua bisa membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit pertamanya.

Warga Batak keturunan Tionghoa kemudian melebarkan sayapnya dengan bendera Wilmar International Limited. Perusahaan agrobisnis terbesar di Asia ini merupakan perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Singapura. Bahkan, untuk pabrik biodiesel, dia memiliki produksi terbesar di dunia. Meski sebagai pemilik, Martua masih menduduki jabatan direktur eksekutif di Wilmar.

Pembangunan biodiesel dilakukan di Riau pada 2007 dengan membangun tiga pabrik biodiesel, masing-masing memiliki kapasitas produksi 350.000 ton per tahun, sehingga total kapasitasnya 1,050 juta ton per tahun.

Di negeri ini, Wilmar memiliki sekitar 48 perusahaan. Salah satunya adalah PT Multimas Nabati Asahan, yang memproduksi minyak goreng bermerek Sania. Dalam laporan keuangan Wilmar, total aset Wilmar pada 2007 mencapai US$ 15,5 miliar, dengan pendapatan US$ 16,46 miliar. Pada tahun itu Wilmar juga bisa membukukan laba bersih US$ 675 juta.

hadi.suprapto@vivanews.com

Jumat, 05 Maret 2010

Pengembangan Diri, Dimulai Dari Mana?

Pengembangan Diri, Dimulai Dari Mana?

Sahabat blog motivasi sukses, pengembangan diri adalah kata yang sering kita dengar sehari - hari. Dan kerap sangat mudah untuk diucapkan namun kenyataannya tidaklah semudah yang diperkirakan. Jika ditanya pengembangan diri dimulai dari mana? Apakah anda tahu jawabannya? Penasaran dan ingin tahu, mari kita simak bersama...

Pada dasarnya segala sesuatu itu mesti tumbuh dan berkembang. Jika tidak maka ia akan layu dan mati. Demikian juga dengan manusia. Kita perlu dan harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri agar bisa tetap survive, tumbuh dan berkembang di tengah dunia yang makin hari makin cepat perubahan dan perkembangannya ini.

Karena itu pengembangan diri itu wajib hukumnya kalau anda tidak ingin tergilas oleh laju roda perubahan yang makin hari makin cepat. Persis seperti bunyi hukum alam yang terkenal itu. "siapa yang paling kuat, dialah yang akan bisa bertahan dan tetap hidup" Proses seleksi alam seperti teori Darwin tampaknya berlaku juga dalam proses pengembangan diri.
Ingat, jika anda tidak berubah di tengah dunia yang senantiasa berubah maka bersiap - siaplah untuk punah.

Lantas pertanyaannya, sebenarnya pengembangan diri itu dimulai dari mana sih? Jawabannya sangat sederhana. Pengembangan diri itu dimulai dari diri sendiri yang sadar akan pentingnya pengembangan diri agar bisa sukses dalam hidup.

Intinya, harus ada kesadaran bahwa pengembangan diri itu tidak instant. Tidak sekali jadi (one - off action) atau terjadi dalam waktu yang singkat. Tidak ada "sim salabim" dan "ada kadabra." Tidak ada keajaiban. Semuanya butuh proses yang tidak sebentar. Karena pengembangan diri itu tidak mudah.

Setelah itu? Apakah cukup dengan sekedar sadar saja? Jawabannya sudah pasti tidak. Kesadaran hanyalah awal. Selanjutnya anda harus tetap belajar dan terus bertindak. Karena jika tidak, kesadaran tidak akan menjadikan anda sukses. Hanya dengan terus belajar dan bertindaklah yang akan menjadikan anda sukses. Karena itu, anda harus terus bergerak, bertindak dan berbuat sesuatu agar impian dan mimpi - mimpi indah anda tidak hanya berakhir sebagai bunga tidur semata. Tetapi menjadi kenyataan yang begitu indah. Therefore, you have to keep moving to survive and keep ACTION to success.

Jadi, rumus sederhananya adalah:

Sadar + Belajar + Keep ACTION + Terus Mengembangkan Diri = Sukses

Kisah inspiratif tentang belalang

Kisah inspiratif tentang belalang yang patut kita simak. Seekor belalang telah lama terkurung di dalam sebuah kotak. Suatu hati ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain, namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran dia menghampiri belalang lain itu dan bertanya, “Mengapa Kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?” Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, “Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan .”

Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Kadang-kadang kita manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan kebiasaan bisa membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam-dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tahukan Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa di ikat hanya dengan seutas tali yang terikat pada sebilah pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kakinya, padahal “sesuatu” itu bisa jadi hanya seutas tali kecil… Pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri bahwa Anda bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau Anda mau menyingkirkan “penjara” itu?

Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan dan pemikiran Anda? Sebagai manusia kita berkemampuan untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami.

Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin Anda capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Pada dasarnya, kehidupan Anda akan lebih baik kalau Anda hidup dengan cara hidup pilihan Anda sendiri, bukan dengan cara yang dipilihkan orang lain untuk Anda.

Belajar Dari Walt Disney

Belajar Dari Walt Disney

Apa kabar sahabat blog motivasi sukses hari ini?

Semoga hari-hari yang kita lalui menjadi anchor semangat kita menjadi lebih baik lagi dihari ini.

Mungkin diantara sahabat ada yang pernah jalan-jalan ke Disneyland, atau mungkin juga di antara sahabat telah melihat atau mendengar sebuah taman wisata termegah di dunia yang bernama Disneyland itu. Mungkin dari Koran, dari Televisi maupun juga dari Internet.

Dalam kesempatan kali ini, saya ingin mengajak anda bukan untuk bercerita tentang Megahnya Disneyland akan tetapi untuk mengenal dengan Pak Disney sang Disneyland Creator tersebut,terutama tentang pemikirannya yang luar biasa.

Pak Disney ini memiliki nama lengkap Walter Elias Disney, lahir pada tanggal 5 Desember 1901. Berasal dari keluarga biasa saja bahkan beliau pernah pula bekerja di perusahaan Koran dalam perjalanan hidupnya hingga kemudian dipecat dengan alasan tidak mampu berkreatif dalam perusahaan Koran tersebut.Bersama saudara kandungnya, Roy Oliver Disney, Walt mendirikan The Walt Disney Company dan sekarang terkenal dengan berbagai film dan taman bermainnya, seperti Disneyland dan Disney Resort Paris.

Yang membuat saya tertarik dengan sosok Disney adalah ketika Peresmian Disney land Paris di tahun 1992, ada seorang wartawan yang menyayangkan akan ketidakberadaan Walt Disney kepada kerabat Pak Disney karena pada saat itu Pak Disney sudah meninggal. Dengan sederhananya istri mendiang pak Disney berkata, “Sesungguhnya Pak Disney telah melihat ini semua di dalam alam imajinasinya.” Ya, ternyata Pak Disney melakukan seperti kata pepatah, bahwa segala sesuatu yang diciptakan berada dalam dua tahap, pertama di dalam alam fikirannya dan yang kedua ketika menjadi realita.

Demikian cerdas pak Disney dalam merancang dan membayangkan apa yang ingin diimpikannya dan akhirnya impiannya tersebut menjadi kenyataan. Kecerdasan beliau dalam pemikiran dan imajinasinya yang luar biasa ini pun akhirnya dikembangkan sebagai salah satu teknik dalam NLP untuk menggapai kesuksesan oleh Robbert Dilts yang dikenal dengan Walt Disney Planning Strategy

Anything is Possible Semuanya itu mungkin, kalau MAU …

Demikian guru saya, Kang Krishnamurti senantiasa mengedepankan dalam Training Motivasinya

Kembali ke Pak Disney, Apa yang diimpikan oleh pak Disney tentang sebuah taman hiburan dimana orang-orang merasakan kebahagiaan akhirnya terwujud dan menjadi kenyataan. Karena Pak Disney tidak sekedar bermimpi (Dreamer) sederhana saja namun juga membuat tahapan - tahapan lainnya di dalam impiannya sehingga menjadikan impian membuat Disneyland seolah sudah menjadi realita di dalam impiannya.

Setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata ada Pattern / Pola dalam tahapan yang dilakukan oleh Pak Disney ketika mengcreate impiannya tersebut sehingga menjadi kenyataan. Mudahnya pola tersebut adalah sebagai berikut

1. Be A Dreamer

Pertama –tama mulailah dengan membuat impian yang kita inginkan/bayangkan. Jadilah seorang Dreamer. Catatlah apa yang kita impikan. Perbesar impian tersebut. Lihatlah apa yang ada dalam impian. Gunakan dan manfaatkan Panca Indra untuk memperjelas dalam pembuatan impian tersebut. Perjelas bayangan dari impian tersebut. Dengarlah apa saja suara yang diinginkan didalam impian. Serta rasakan betapa impian itu seolah (as if) menjadi kenyataan. Sehingga anda seolah benar-benar berada di dalam impian tersebut

2. Be A Realist

Setelah mendapatkan impian tersebut telah dibuat dan didapatkan, tahap selanjutnya adalah menjadi diri sebagai orang yang realistis terhadap apa yang kita impikan tersebut. Be A Realist, keluarkan sisi netral dari dalam diri untuk menilai impian tersebut. Pandanglah impian tersebut dengan kondisi netral, tidak begitu memuja maupun mencerca. Catatlah apa yang ada didalam fikiran ketika berada di dalam posisi sebagai orang yang netral dan realistis

3. Be A Critic

Tahap Ketiga setelah menjadi orang yang netral adalam jadikan diri sebagai Pengkritik (A Critic). Kritiklah impian tersebut seolah-olah kita menjadi kritikus yang sedang mencari kelemahan dari impian. Dan ingatlah untuk mencatat apa yang ada didalam fikiran ketika berada di dalam posisi pengkritik

Setelah melalui tiga fase strategi tersebut , barulah kita seolah-olah menjadi orang netral diatara ketiga posisi tersebut. Hal ini supaya kita jauh lebih netral dalam memandang dan merasakan ketiga pemikiran kita sendiri yang telah ditulis tersebut. Posisi ini biasa disebut dengan Meta Position.

Setelah menimbang dalam Meta Position, bisa saja kita kembali berfikir sebagai Dreamer untuk memperkaya impian kita menjadi lebih realistis dan lebih dinamis.

Cara ini lah yang ternyata membuat Pak Disney berhasil membangun impiannya menjadi kenyataan. Beliau dengan pandainya memainkan sisi Dreamer, Realist dan Critic yang dimilikinya sehingga mendapatkan impian yang kreatif dan realistis untuk dijadikan kenyataan.

Mau Mencoba?

Justru saya menuliskan artikel ini dengan harapan Anda dan Saya pun bisa menggunakan tips sederhana ini untuk mewujudkan impian kita yang luar biasa menjadi kenyataan seperti Pak Disney misalnya.

Semoga Bermanfaat untuk kita semua


Salam Berbagi Senantiasa

10 Pelajaran Hidup Dari Michael Jackson


10 Pelajaran Hidup Dari Michael Jackson

Masih segar di ingatan kita, kira-kira satu setengah bulan yang lalu, tepatnya tanggal 25 Juni 2009, Michael Jackson, raja musik pop dunia, meninggalkan kita semua. Lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia, menyaksikan prosesi pemakaman sang penghibur terbesar sepanjang masa. Saya pun sampai menitikkan air mata menyaksikan Michael meninggalkan kita dengan begitu cepatnya. Kita bersedih sekaligus terharu, mengingat apa yang telah diberikan oleh Michael pada kita, pada dunia ini.

Apapun yang orang pikirkan tentang Michael, semuanya sepakat untuk satu hal : Michael menginginkan dunia ini menjadi tempat yang lebih baik. Lewat musik, hidup dan seluruh hasil karyanya, inilah 10 hal yang ia ajarkan pada kita :

Apa yang dapat kita petik dari lagu-lagunya?

1. Tidak masalah apakah anda berkulit hitam atau putih (Black or White)

Setiap hari di dunia, orang-orang berperang memperebutkan sesuatu. Permasalahan ras, suku, agama ataupun budaya, membuat kita terpecah. Sudah tidak terhitung berapa korban manusia akibat peperangan baik langsung maupun tidak langsung. Seharusnya, tidak peduli apakah kita hitam atau putih, kita bersatu dan mencintai satu sama lain sebagai manusia. Manusia dilahirkan berbeda satu sama lain bukan untuk terkotak-kotak, namun untuk saling menghargai.

2. Mulailah dengan orang di depan kaca (The Man in The Mirror)

Pernahkan anda berpikiran untuk merubah orang lain? Atau malah berpikiran hidup anda akan jauh lebih baik jika lingkungan sekitar anda berubah sesuai dengan yang anda bayangkan.
Dunia kita tidaklah sempurna, namun jika anda ingin merubahnya, anda harus memulainya dengan diri anda sendiri. Lihatlah di depan kaca dan mintalah pada orang yang ada di depan kaca tersebut untuk berubah. Hanya itulah satu-satunya jalan. Jika kita ingin membuat dunia ini menjadi lebih baik, lihatlah pada diri kita sendiri dan buatlah suatu perubahan.

3. Sembuhkanlah dunia (Heal The World)

Seperti dikutip dalam lagunya : “There are children crying and people dying and our world is suffering.” Ketika saat itu orang-orang belum waspada terhadap issue pemanasan global, Michael lah yang pertama kali menyerukan issue pemanasan global ini. Sekarang tergantung kita semua untuk memperbaiki dunia ini dari pemanasan global, kemiskinan, wabah penyakit, pendidikan dan masalah-masalah lain yang mengganggu kita. Hanya kepedulian kita lah yang akan membuat dunia ini menjadi lebih baik untuk anak cucu kita kelak dan umat manusia secara keseluruhan.

4. Anda tidak sendiri (You Are Not Alone)

Pengalaman-pengalaman dan penderitaan-penderitaan yang anda alami tidak jauh berbeda dengan orang-orang lainnya. Akan selalu ada pertolongan, dukungan dan cinta pada anda, meskipun anda saat ini tidak memiliki siapa-siapa.
Jika anda membaca artikel ini sekarang, berarti anda sedang mendapatkan dukungan dan dorongan.

5. Jangan berhenti sampai anda merasa cukup (Don’t Stop Til You Get Enough)

Michael meraih suatu pencapaian yang luar biasa dalam hidupnya. Prestasi-prestasinya seperti perjalanan yang tiada akhir. Namun kunci kesuksesannya adalah ia tidak berhenti. Dia bekerja sangat keras. Satu hal yang kita pelajari dari Michael : jika anda menginginkan sesuatu – anda dapat memilikinya selama anda berkeinginan kuat dan bekerja keras untuk mencapainya. Jadi teruskan usaha anda dan jangan pernah berhenti.

6. Kita adalah dunia (We Are The World)

Sesering mungkin kita berpikir bahwa kita adalah dunia, maka kita tidak akan merasa kesepian. Satu-satunya cara kita mencapai kesejahteraan adalah jika kita bekerja bersama-sama. Satu orang menderita maka kita semua menderita, satu orang berduka maka kita semua berduka. Kita semua terhubung satu sama lain sebagai umat manusia, sehingga jika ada satu orang terluka, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menolongnya. Seperti dikutip dalam lagunya : ”We are the world, we are the children and we are the ones who make a brighter day, so let’s start giving.”
Apa yang dapat kita petik lewat hidupnya?

7. Jangan biarkan apapun menghentikan anda dari usaha memberikan terang pada dunia

Ketika anda menjadi orang hebat dan sinar anda bersinar begitu terangnya, banyak orang berusaha menjatuhkan anda. Jangan biarkan orang-orang tersebut atau apapun memadamkan cahaya anda; dan janganlah pula kita takut tidak memiliki kesempatan untuk memberikan sesuatu pada dunia ini. Masih banyak tempat di dunia ini dimana anda dapat memberikan terang bersama-sama.

8. Tidak apa-apa untuk membuka topeng anda

Jangan menutupi diri anda sebenarnya. Biarkan orang-orang melihat siapa anda sebenarnya dan biarkan orang-orang melihat keindahan alami dari pribadi anda. Jadilah diri anda sendiri. Seperti juga disampaikan oleh grup musik PeterPan dalam lirik lagunya : “buka dulu topengmu, buka dulu topengmu ….” :)

9. Belajarlah untuk hidup dengan keadaan anda sebenarnya

Mungkin anda membenci bentuk tubuh anda, wajah anda, warna kulit anda atau rambut anda. Mulai saat ini BERHENTILAH membenci fisik anda sendiri. Itu adalah anda! Jadi bagaimana anda bisa tidak mencintai diri anda sendiri? Tubuh anda adalah anugrah dari Sang Pencipta. Apakah anda menolak dan membenci ciptaanNya?

10. Bangkitkanlah selalu sifat kekanak-kanakkan anda

Anda tidak harus berkunjung ke Dunia Fantasi untuk bermain dan tertawa layaknya anak kecil. Lepaskanlah sifat kekanak-kanakan anda. Meloncatlah dengan tangan diatas dan hiduplah dengan keceriaan anak-anak. Lihatlah dunia dengan penuh keajaiban. Nikmati setiap hari dengan rasa syukur.

Michael, terima kasih atas apa yang telah kau berikan pada kami. Beristirahatlah dalam damai. Kami akan selalu mengenangmu.